Jumat, 10 April 2020

Tugas Vclass Kewirausahaan (Bentuk Kepemilikan)

BENTUK KEPEMILIKAN

3.1 Go Public
Masuk ke pasar modal dengan cara go public merupakan idaman banyak perusahaan. Dengan go public maka perusahaan akan berada pada dataran elit perusahaan perusahaan termuka serta memiliki akses yang lebih luas dalam hal pendanaan. Go public memiliki banyak kelebihan sebagai sarana pendanaan perusahaan serta mendorong manajemen untuk meningkatkan nilai perusahaan dan kemakmuran pemegang saham. Selain itu, dengan go public maka perusahaan memiliki peluang untuk lebih maju dan lebih dikenal masyarakat.

3.2 Keuntungan dan Kerugian Go Public
Setiap manajemen perseroan yang akan melakukan proses go public atau akan mencatatkan sahamnya  di bursa efek jakarta harus mempertimbangkan dengan seksama keuntungan dan kelemahan menjadi perusahaan terbuka (Public Company). Namun, yang jelas, emiten sudah memiliki pertimbangan kuat hingga pada akhirnya mereka memutuskan untuk melakukan penawaran umum saham di bursa efek jakarta.

3.3 Proses Go Public
Proses ini mempunyai makna dan peran yang sangat penting karena merupakan fungsi kunci yang dilakukan dipasar modal. Salah satu fungsinya adalah sebagai tempat bertemunya pihak yang membutuhkan dana (emiten) dengan pihak yang menawarkan dana (Investor).

3.4 Kesimpulan
- Go Public
Go public memiliki banyak kelebihan sebagai sarana pendanaan perusahaan serta mendorong manajemen untuk meningkatkan nilai perusahaan dan kemakmuran pemegang saham. Selain itu, dengan go public maka perusahaan memiliki peluang untuk lebih maju dan lebih dikenal masyarakat.
- Keuntungan dan Kerugian Go Public
Namun, yang jelas, emiten sudah memiliki pertimbangan kuat hingga pada akhirnya mereka memutuskan untuk melakukan penawaran umum saham di bursa efek jakarta.
- Proses Go Public
Salah satu fungsinya adalah sebagai tempat bertemunya pihak yang membutuhkan dana (emiten) dengan pihak yang menawarkan dana (Investor).

3.5 Daftar Pustaka
Fakhruddin, Hendy M, 2008. Go Public: Strategi pendanaan dan Peningkatan Nilai Perusahaan. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo.
Rahardjo, Sapto, 2006. Kiat Membangun Aset Kekayaan. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Tugas Vclass Kewirausahaan (Evaluasi Peluang Usaha Baru)

EVALUASI PELUANG USAHA BARU

2.1 Penetapan Kelayakan Usaha Baru
Usaha yang pertama dilakukan dalam memulai usaha baru adalah analisa kelayakan usaha tersebut. Tingginya biaya kegagalan menjadikan perlunya penelitian secara komprehensif dan sistemasis variabel strategis yang menentukan kelayakan dan kemampuan memperolah laba dari usaha baru tersebut dalam jangka panjang. Alasan utama kegagalan usaha baru adalah :
1. Pengetahuan pasar yang tidak memadai.
2. Kinerja produk yang salah
3. Usaha pemasaran dan penjualan yang tidak efektif
4. Tidak disadari tekanan persaingan
5. Keusangan produk yang terlalu cepat
6. Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat
7. Kompitalitas yang tidak memadai.

2.2 Analisis Kelayakan Teknis
Apabila studi kelayakan yang disusun adalah dalam bidang usaha produksi atau kegiatan yang melakukan pengolahan, faktor utama yang dimuat dalam aspek teknis produksi adalah lokasi usaha/pabrik yang akan dikembangkan. Faktor - faktor yang perlu dijelaskan, antara lain dilihat dari segi bahan baku, keadaan pasar, penyediaan tenaga kerja, transportasi dan fasilitas tenaga listrik, serta penanganan limbah bila diperlukan. Hal - hal yang perlu dijelaskan juga adalah kemungkinan untuk mengadakan ekspansi di masa yang akan datang, baik dilihat dari kemungkinan tersedianya areal serta lingkungan, maupun situasi dan kondisi dimana lokasi usaha tersebut diterapkan.




2.3 Penilaian Peluang Pasar
Walaupun penilaian peluang pasar bagi usaha baru cenderung memakan waktu, tugas yang rumit, sangat diperlukan studi kelayakan pasar dari pada terjun ke dalam usaha baru tanpa persiapan terlebih dahulu.

2.4 Penilaian Kemampuan Organisasional
Perencanaan karier yang optimal bergantung pada kemampuan perusahaan dalam memenuhi tujuan yang dianggap sangat krusial bagi pengembangan karyawan dan pencapaian tujuan organisasional. Beberapa organisasi atau perusahaan menciptakan iklim kerja yang kondusif, yang mendorong manajer karier yang komperhensif. Contohnya sebuah organisasi mengenalkan sistem penilain kerja dengan menitikberatkan pada pengembangan karier.

2.5 Analisa Persaingan
- Penentuan struktur dan karakteristik industri
- Identifikasi dan analasis kelompok strategis
- Tindakan antisipasi pesaing
- Evaluasi Pesaing
- Identifikasi dan uraian pesaing utama
- Identifikasi pesaing utama

2.6 Kesimpulan
- Penetapan Kelayakan Usaha Baru
Usaha yang pertama dilakukan dalam memulai usaha baru adalah analisa kelayakan usaha tersebut.
- Analisis Kelayakan Teknis
Hal - hal yang perlu dijelaskan juga adalah kemungkinan untuk mengadakan ekspansi di masa yang akan datang, baik dilihat dari kemungkinan tersedianya areal serta lingkungan, maupun situasi dan kondisi dimana lokasi usaha tersebut diterapkan.
- Penilaian Peluang Pasar
Sangat diperlukan studi kelayakan pasar dari pada terjun ke dalam usaha baru tanpa persiapan terlebih dahulu.
- Penilaian Kemampuan Organisasional
Beberapa organisasi atau perusahaan menciptakan iklim kerja yang kondusif, yang mendorong manajer karier yang komperhensif. Contohnya sebuah organisasi mengenalkan sistem penilain kerja dengan menitikberatkan pada pengembangan karier.
- Analisa Persaingan
- Penentuan struktur dan karakteristik industri
- Identifikasi dan analasis kelompok strategis
- Tindakan antisipasi pesaing
- Evaluasi Pesaing
- Identifikasi dan uraian pesaing utama
- Identifikasi pesaing utama.

2.7 Daftar Pustaka
Ariyanti, Widaningsih, 2018. Aspek Hukum Kewirausahaan. Malang : Polinema Press.
Sukmadi, 2016. Inovasi dan Kewirausahaan. Bandung: Humaniora Utama Press.
Al fatta, Hanif, 2007. Analisiss & Perancangan Sistem Informasi untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan & Organisasi Modern. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Tugas Vclass Kewirausahaan (Pembiayaan Usaha)


PEMBIAYAAN USAHA

1.1 Masalah dalam Pencarian Modal Usaha
Dalam usaha pencarian modal pastinya akan menemui masalah - masalah didalamnya mulai dari masalah yang mengarah pada sistem bisnis maupun akan kebutuhan suatu modal, beberapa masalah yang sering ditemui dalam pencarian modal, diantaranya :
1. Kurangnya ketajaman bisnis atau pengalaman bisnis
2. Kinerja atau konsep perusahaan yang merugikan
3. Kegagalan perusahaan untuk menindaklanjuti
4. Preferensi dari pemodal
5. Kurang hubungan dengan sumber sumber modal.

1.2 Pembiayaan Bisnis
Suatu pembiayaan bisnis sangat mengutamakan akan biaya yang berhubungan langsung dengan sistem  transaksi barang / jasa dan sebelum melakukan pembiayaan bisnis seorang wirausaha haruslah terlebih dahulu melakukan suatu identifikasi, yaitu :
1. Identifikasi usaha yang akan dijalankan
2. Identifikasi sumber pembiayaan
3. Menetapkan prioritas bisnis
4. Tiga tahap pendanaan pengembangan bisnis.









1.3 Mencari Sumber Pemodalan
Sebelum melakukan pencarian modal usaha, seorang wirausahawan juga terlebih dahulu melaksanakan penilaian terhadap kekayaan usahanya tersebut. Pencarian sumber modal berasal dari :
1. Modal perusahaan
2. Modal patungan
3. Modal dari investor
4. Modal pinjaman dari bank.

1.4 Analisis Peluang Pokok dan Penilaian Perusahaan
Analisa peluang pokok merupakan suatu teknik untuk menentukan volume penjualan yang harus dicapai, agar tercapai posisi impas/ peluang pokok. Analisa peluang pokok adalah proses menghasilkan informasi yang mengikhtisarkan berbagai tingkat keuntungan dan kerugian yang berkaitan dengan berbagai tingkat produksi.
Seorang wirausahawan perlu melakukan penilaian terhadap kinerja manajemen termasuk kepada seluruh anggota perusahaan penilaian hasil usaha dengan melakukan evaluasi pada laporan perusahaan, seperti :
1. Laporan laba/rugi
2. Laporan neraca
3. Laporan perubahan modal
4. Laporan arus kas.

1.5 Kesimpulan
-   Masalah dalam pencarian modal usaha
A. Kurangnya ketajaman bisnis atau pengalaman bisnis
B. Kinerja atau konsep perusahaan yang merugikan
C. Kegagalan perusahaan untuk menindaklanjuti
D. Preferensi dari pemodal
E. Kurang hubungan dengan sumber sumber modal.

- Pembiayaan Bisnis
A. Identifikasi usaha yang akan dijalankan
B. Identifikasi sumber pembiayaan
C. Menetapkan prioritas bisnis
D. Tiga tahap pendanaan pengembangan bisnis.

- Mencari Sumber Pemodalan
A. Modal perusahaan
B. Modal patungan
C. Modal dari investor
D. Modal pinjaman dari bank.

- Analisis Peluang Pokok dan Penilaian Perusahaan
A. Laporan laba/rugi
B. Laporan neraca
C. Laporan perubahan modal
D. Laporan arus kas.

1.6 Daftar Pustaka
 Sukmadi, 2016. Inovasi dan Kewirausahaan. Bandung: Humaniora Utama Press.