Jumat, 08 Mei 2020

Menghitung Resiko Dalam Menjalankan Usaha


Menghitung Resiko Dalam Menjalankan Usaha
a.       Analisa Aspek keuangan
www.mag.co.id/wp-content/uploads/2015/03/pengel...
Analisis aspek keuangan meliputi komponen-komponen sebagai berikut :
1.      Kebutuhan dana
Yaitu kebutuhan dana untuk operasional perusahaan, misalnya besarnya dan untuk aktiva/aset tetap, modal kerja, dan pembiayaan awal.
2.      Sumber dana
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, ada beberapa sumber dana yang layak digali, yaitu sumber dana internal (misalnya, modal disetor dan laba ditahan) dan modal eksternal (misalnya, obligasi dan pinjaman).
3.      Proyeksi neraca
Sangat penting untuk mengetahui posisi harta, kekayaan serta kondisi keuangan lainnya, misalnya posisi aktiva lancar, aktiva tetap, pasive/liabilitas lancar, kewajiban jangka panjang, dan kekayaan bersih.
4.      Proyeksi laba rugi
Proyeksi laba rugi dari tahun ke tahunmenggambarkan oerkiraan laba atau rugi pada masa yang akan datang, komponennya meliputi proyeksi penjualan, biaya, dan laba rugi bersih.
5.      Proyeksi aliran kas
Dari aliran kas dapat dilihat kemampuan perusahaan untuk melaksanakankewajiban-kewajiban keuangannya. Ada tiga jenis aliran kas mencakup aliran kas berikut :
a. Aliran kas masuk, merupakan penerimaan berupa hasil penjualan atau pendapatan.
b. Aliran kas keluar, merupakan biaya-biaya termasuk pembayaran bunga dan pajak.
c. Aliran kas masuk bersih, Merupakan selisih dari aliran kas masuk dan aliran kas keluar ditambah penyusutan dengan perhitungan bunga setelah pajak.
Proyeksi aliran kas dapat dihitung dengan rumus :
Aliran kas masuk bersih = laba setelah pajak + penyusutan + (1-tarif pajak) bunga

b.      Analisa Potensi Pasar
Merah Putih-IndonesiA: Mengetahui Potensi Pasar
Potensi pasar adalah peluang penjualan maksimum yang dapat dicapai oleh seluruh penjualan baik saat ini maupun yang akan datang. Dengan kata lain potensi pasar adalah seluruh permintaan /kebutuhan konsumen yang didasarkan atas dua faktor: jumlah konsumen potensial dengan daya beli. Daya beli adalah kemampuan konsumen dalam rangka untuk membeli barang (Suratman, 2001).

c.       Analisa Produk
Pengertian Produk dan Tingkatannya | 4 Pilar Bisnis
Ada 3 kalsifikasi produk : Produk primer (penggalian SDA), produk sekunder (Pengolahan /proses bahan baku), produk tersier (Peralatan dan Pelayanan Jasa).
Tujuan diadakan analisis terhadap jenis produk:
1.      Memenuhi keinginan dn minat konsumen
2.      Memenangkan persaingan
3.      Meningkatkan jumlah penjualan
4.      Mendayagunakan sumber-sumber produksi
5.      Mencegah kebosanan konsumen

d.      Analisa Pelanggan
Ingin Sukses? Fokus pada Kebutuhan Pelanggan Anda! - SHIFT Indonesia
Analisa pelanggan dalam pemasaran adalah strategi pemasaran dilakukan berdasarkan sudut pandang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan. Dengan demikian, strategi hampir selalu dimulai dari apa yang dapat terjadi dan bukan dimulai apa yang terjadi.

e.       Analisa Pesaing Usaha
Bagaimana cara sebuah perusahaan dalam menghadapi kompetitor dalam ...
Analisa persaingan merupakan sebuah usaha untuk mengidentifikasi ancaman, kesempatan, ataupermasalahan strategis (strategy question) yang terjadi sebagai akibat dari perubahan persaingan potensial, serta kekuatan dan kelemahan pesaing. Analisis persaingan bersifat dinamis. Pesaing dideskripsikan dan dianalisis, pesaing di evaluasi, serta kemudian tindakan pesaing pun diprediksi secara tepat. Yang dimaksud pesaing termasuk didalamnya pesaing baru yang berpeluang mengacungkan jari telunjuk sebagai tanda kehadiran. Analisis persaingan merupakan aktifitas yang terus menerus dan memerlukan koordinasi informasi. Bisnis dan unit bisnis menganalisis pesaing dapat dengan cara menggunakan sistem intelejen pesaing.Untuk kepentingan itu, beberapa teknik dilakukan seperti pencarian database, survey konsumen, wawancara dengan pemasok serta partisipan lainnya yang sesuai, perekrutan karyawan pesaing termasuk mempelajari produk pesaing. Setiap teknik yang telah dikemukakan, tampak didalamnya mengandung unsur titik kedinamisan.


f.        Analisa bahan baku/bahan produksi
Perbedaan Bahan Baku dan Bahan Penolong - Zahir Blog
Bila dilihat dari kegiatan atau proses produksi maka akan terlihat masalah utama dalam proses produksi adalah tersedianya bahan baku. Pada dasarnya persediaan mempermudah dan memperlancar jalannya operasi suatu perusahaan yang baru dilakukan secara berturut-turut dalam memproduksi barang serta menyampaikan kepada konsumen. Ketika kebutuhan masyarakat masih bisa dipenuhi oleh sumber daya yang ada, maka tidak akan terjadi persoalan, bahkan juga tidak akan terjadi persaingan. Namun manakala kebutuhan seseorang atau masyarakat akan barang dan jasa sudah melebihi kemampuan penyediaan barang dan jasa tersebut, maka akan terjadilah apa yang disebut kelangkaan.

g.      Data Hasil Analisis
Analisis Data merupakan salah satu jenis pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus. Bagaimana tidak, apabila sedikit saja kita melakukan kesalahan didalam menganalisis data. Analisis Data adalah sebuah proses dari pengolahan data yang nantinya akan diubah untuk menjadi sebuah informasi, agar ciri-ciri dari data tersebut menjadi mudah untuk dipahami dan dapat digunakan sebagai solusi dari suatu permasalahan. Tujuan utama dari penggunaan Analisis Data ini adalah :
1.      Digunakan untuk mendeskripsikan sebuah data sehingga akan sangat mudah untuk dipahami.
2.      Untuk membuat kesimpulan berdasarkan data yang didapatkan dari sampel.
3.      Untuk memeriksa, merapihkan, mentransformasikan, dan memeragakan data.
Kesimpulan:
Dalam menghitung resiko dalam menjalankan usaha terdapat beberapa hal yang harus dianalisa seperti Analisa Aspek keuangan, Analisa potensi pasar, Analisa produk, Analisa pelanggan, Analisa pesaing usaha, Analisa bahan baku dan data hasil analisis. Itu semua berperan penting dalam menghitung resiko ketika menjalankan usaha.


Daftar Pustaka :

Primyastanto, Mimit. 2011. Manajemen Agribisnis Antara teori Dan Aplikasinya. UB Press: Malang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar