Kamis, 12 Maret 2020

TUGAS 1 KEWIRAUSAHAAN


KEWIRAUSAHAAN
Kewirausahaan didefinisikan sebagai proses penciptaan suatu hal baru yang bernilai dengan pengorbaan waktu dan upaya yang dibutuhkan, mengambil risiko keuangan, risiko psikologis dan risiko sosial yang terkait. Serta perolehan imbalan yang dihasilkan, baik dalam bentuk imbalan moneter, maupun kepuasan dan kebebasan pribadi (Robert, 2008).
Hasil gambar untuk wirausaha
·         DASAR-DASAR KEWIRAUSAAHAAN
            Kita memeriksa karakteristik-karakteristik dasar para wirausaha untuk memahami mengapa beberapa individu cenderung lebih terlibat dalam kewirausahaan bila dibandingkan dengan individu-individu yang lain. Berikut ini merupakan karakteristik wirausaha.
1.      Memiliki rasa percaya diri
Seorang wirausaha harus mempunyai rasa percaya diri yang kuat dan juga memiliki sikap ketidaktergantungan terhadap orang lain. Sehingga dia harus percaya kepada dirinya sendiri.
2.      Berorientasi pada tugas dan hasil
Seorang wirausaha harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang dibebankan kepadanya, selain itu ia juga harus memiliki sikap bertanggung jawab pada hasil dari tugas yang dibebankan.
3.      Berani menanggung resiko
Setiap wirausaha harus siap atau berani menanggung resiko atas setiap tindakan yang diambilnya.
4.      Memiliki jiwa kepemimpinan
Jiwa kepemimpinan sangat diperlukan dalam diri seorang wirausaha untuk memimpin semua anggotanya.
5.      Berorientasi ke masa depan
Seorang wirausaha harus memiliki visi dan misi untuk kedepannya apa yang akan ia lakukan dan apa yang ingin dicapai.
6.      Jujur dan tekun
Untuk menjadi seorang wirausaha diperlukan sikap jujur dan tekun.
7.      Selalu memiliki komitmen dalam pekerjaan, etos kerja dan tanggung jawab
Seorang wirausaha harus memiliki jiwa komitmen dalam usahanya dan tekad yang bulat didalam mencurahkan semua perhatiannya pada usaha yang digelutinya. Ia tidak pernah setengah-setengah dalam berusaha, berani menanggung resiko, selalu bekerja keras, dan tidak takut menghadapi peluang-peluang yang ada.
8.      Disiplin
Seorang wirausaha dalam melakukan kegiatannya harus memiliki sikap kedisiplinan yang tinggi, disiplin secara menyeluruh terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja, dan sebagainya.
9.      Memiliki kemampuan manajerial
Seorang wirausaha harus memiliki kemampuan perencanaan usaha, mengorganisasikan usaha, memvisualisasikan usaha, mengelola usaha dan sumber daya manusia, mengontrol usaha, maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaannya yang kesemuanya itu adalah merupakan kemampuan manajerial yang wajib dimiliki dari seorang wirausaha.
10.  Selalu mencari peluang
Esensi kewirausahaan yaitu tanggapan yang positif terhadap peluang untuk memperoleh keuntungan untuk diri sendiri dan atau pelayanan yang lebih baik pada pelanggan dan masyarakat.
            Menurut Zimmerer (2008), ide-ide yang berasal dari wirausaha dapat menciptakan peluang. Sumber peluang usaha dapat digali dengan cara :
1.      Menciptakan produk baru yang berbeda
Ketika ide muncul secara rill atau nyata. Misalnya dalam bentuk barang dan jasa baru, maka produk dan jasa tersebut harus berbeda dengan produk dan jasa yang ada dipasar.
2.      Mengamati pintu peluang
Wirausaha harus mengamati potensi-potensi yang dimiliki pesaing. Misalnya kemungkinan pesaing mengembangkan produk baru, pengalaman keberhasilan dalam mengembangkan produk baru, dukungan keuangan dan keunggulan yang dimiliki pesaing dipasar.

·         CARA MENYUSUN RENCANA BISNIS
1.      Peluang usaha
Dalam sistem pasar bebas, peluang usaha muncul karena keadaan yang berubah-ubah, kekacauan, kebingungan, inkonsistensi, tertinggal atau terdeepan, pengetahuan atau ketidaktahuan dan berbagai kekurangan dalam industri pasar. Perkembangan dunia bisnis yang sangat pesat selalu memunculkan peluang usaha yang baru. Peluang ini memiliki potensi pengembangan yang tinggi jika didukung dengan kemampuan mengelola peluang melalui proses berpikir kreatif dan inovatif (Brillyanes, 2018)
2.      Pemasaran
Pemasaran merupakan sistem keseluruhan dari berbagai kegiatan bisnis atau usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga barang atau jasa, mempromosikannya, dan mendistribusikannya kepada konsumen dan bisa memuaskan konsumen (Stanton, 2003).
Hasil gambar untuk pemasaran
Perusahaan bisa tumbuh dan menjadi mapan dikarenakan adanya pasar konsumen (customer market). Proses mempertahankan dan mengkuisisi customer merupakan inti dari pemasaran. Pemasaran berperan penting pada tahap awal usaha yang ingin tumbuh dengan menarik perhatian dari calon customer segments yang potensial (Mishra, 2016). Dengan melakukan suatu pemasaran yang baik maka dapat membuat banyak orang mengetahui tentang produk usaha bisnis anda, dan memungkinkan banyak konsumen yang tertarik, terlebih lagi produk usaha anda memiliki kualitas dan nilai inovatif dan keunikan.
3.      Konsep produk
Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Setelah ditemukannya ide produk yang paling memungkinkan untuk diproses lebih lanjut, maka tahap berikutnya dilanjutkan dengan tahap pengembangan konsep dan pengujian konsep atas produk tersebut. Konsep ini adalah hasil dari proses pengembangan atas ide-de yang terpilih dalam proses screening, dimana dalam konsep produk ini harus dinyatakan dalam bahasa sehari-hari yang bisa dipahami oleh target market dalam segmen yang dituju. Konsep produk harus bisa mewakili bentuk, fungsi daan tujuan dari produk tersebut yang disajikan dalam bahasa konsumen atau sudut pandang konsumen (Anang, 2020)
4.      Produk dan teknologi
Melalui kemajuan di bidang teknologi, kita dapat membuat produk yang lebih berkualitas dan memiliki lebih banyak inovasi. Selain itu kemajuan teknologi di bidang media promosi dapat memperkenalkan produk ke seluruh dunia dengan media promosi online. Media promosi sendiri terbagi menjadi dua yaitu offline dan online. Kemajuan teknologi juga memungkinkan untuk melakukan komunikasi dan kerja sama jarak jauh dengan rekan bisnis menggunakan berbagai media sosial yang disediakan.
5.      Aspek hukum dan peraturan
Berbagai hal penting ketika akan membentuk atau memdirikan suatu wirausaha
maka yang harus diperhatikan adalah aspek hukum. Bisnis dan hukum tidak dapat
dipisahkan seperti bisnis dengan komponen-komponen lainnya. Hukum mengandung pengertian aturan-aturan yang dapat diberlakukan untuk mengatur
hubungan-hubungan antar manusia dan antara manusia dengan masyarakatnya. Pentingnya aspek hukum bagi suatu usaha sangatlah diperlukan, karena dengan
status badan hukum merupakan dasar yang penting ketika kita mulai berwirausaha, perusahaan haruslah memiliki badan hukum tertentu agar dapat memiliki legalitas dalam menjalankan kegiatannya. Keberadaan badan hukum perusahaan akan melindungi perusahaan dari segala tuntutan akibat aktivitas yang dijalankannya. Karena badan hukum perusahaan memberikan kepastian berusaha, sehingga kekhawatiran atas pelanggaran hukum akan terhindar, mengingat badan hukum perusahaan memiliki rambu-rambu yang harus dipatuhi. Dengan memiliki badan hukum, maka perusahaan akan memenuhi kewajiban dan hak terhadap berbagai pihak yang berkaitan dengan perusahaan, baik yang ada di dalam maupun di luar perusahaan.
6.      Aspek lingkungan dan amdal
Studi aspek lingkungan bertujuan untuk menentukan apakah secara lingkungan hidup, misalnya dari sisi udara, dan air, rencana bisnis diperkirakan dapat dilaksanakan secara layak atau sebaliknya dan dampak yang dapat ditimbulkan jika suatu usaha dilakukan, baik dampak negatif maupun positif. Dampak yang timbul ada yang langsung memengaruhi pada kegiatan usaha dilakukan sekarang atau baru kelihatan di masa yang akan datang. Oleh karena itu sebelum usaha dijalankan perlu
dilakukan studi tentang dampak lingkungan untuk mengetahui dampak yang akan timbul dan dicari jalan keluarnya untuk mengatasinya, studi ini dinamakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
7.      Aspek organisasi
Dalam aspek organisasi dan manajemen, yang perlu diuraikan adalah bentuk kegiatan dan cara pengelolaan dari gagasan usaha yang direncanakan secara efisien. Apabila bentuk dan sistem pengelolaan telah dapat ditentukan secara teknis (jenis pekerjaan yang diperlukan) dan berdasarkan pada kegiatan usaha, disusun bentuk organisasi yang cocok dan sesuai untuk menjalankan kegiatan tersebut. Berdasarkan struktur organisasi yang ditetapkan, kemudian ditentukan jumlah tenaga kerja serta keahlian yang diperlukan (Arif, 2016).
8.      Aspek Keuangan
Aspek ekonomi dan keuangan antara lain yang perlu dibahas antara lain menyangkut dengan perkiraan biaya investasi, perkiraan biaya operasi dan pemeliharaan, kebutuhan modal kerja, sumber pembiayaan, perkiraan pendapatan, perhitungan kriteria investasi. Perhitungan lainnya yang perlu ditampilkan adalah break even point (titik impas) beserta payback period, proyeksi laba/rugi, proyeksi aliran kas dan dampak proyek terhadap perekonomian masyarakat secara keseluruhan (Arif, 2016).

·         CARA MENYUSUN RENCANA BISNIS
1.    Analisis Pasar
Pasar dan pemasaran dalam dunia usaha merupakan dua sisi yang tidak dapat dipashkan satu dengan yang lainnya. Pengertian pasar secara sederhana dapat diartikan sebagai tempat bertemunya para penjual  dan pembeli untuk melakukan transaksi (Kasmir dan Jakfar, 2006: 9). Pasar tanpa pemasaran tidak ada artinya, demikian pula sebaliknya. Setiap ada kegiatan pasar selalu diikuti oleh pemasaran dan setiap kegiatan pemasaran adalah untuk mencari atau menciptakan pasar.
2.    Segmentasi, Targeting dan Positioning
Strategi positioning ditujuka khusus kepada pelaku bisnis yang lebih mengandalkan teknologi informasi komputer secara tepat guna dan cepat menjawab seluruh kebutuhan. Perusahaan memberikan jaminan kecepatan, keandalan dan ketepatan. Harga produk pada strategi harga yang ditetapkan, disesuaikan dengan jaminan teknologi dan pelayanan yang sangat baik yang diberikan kepada pelanggan.
3.    Forecasting
Forecasting merupakan pengetahuan dan seni untuk memperkirakan apa yang yang akan terjadi dimasa yang akan datang pada saat sekarang. Dalam melakukan peramalan, peramal harus mencari data dan informasi masa lalu. Data dan informasi masa lalu merupakan perilaku yang terjadi dimasa lalu dengan berbagai kondisi pada saat itu. Ada beberpa jenis peramalan, jika dilihat dari segi penyusunannya adalah peramalan subjektif dan peramalan objektif. Dilihat dari segi sifat ramalan adalah peramalan kualitatif dan peramalan kuantitatif. Dilihat dari segi jangka waktu adalah peramalan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.
4.    Strategi Pemasaran
Strategi Pemasaran punya peranan penting dalam sebuah perusahaan atau bisnis karena berfungsi untuk menentukan nilai ekonomi perusahaan, baik itu harga barang maupun jasa. Ada tiga faktor penentu nilai harga barang dan jasa, yaitu produksi, pemasaran, konsumsi. pemasaran menjadi bagian yang menghubungkan antara kegiatan produksi dan konsumsi. Menurut Tjiptono, pengertian strategi pemasaran adalah alat fundamental yang dirancang untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan daya saing yang berkesinambungan melewati pasar yang dimasuki, dan progam pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar target tersebut.






5.         4P (Product, Place, Promo, Price)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxl5NqFMouIDX_JcfjGqD7z2GLE_8DamffNRQCPqN21hiH1cOe1knICuwQMPj6CWjofh5yDlws7xoKQZKeO31QEl_jtvtdg8DjmUz_2RO-FnsJBm8IpqAazAt5qG6x0NKhLZP_9SLoa-I/s1600/3.jpg
·           PRODUK
Produk adalah sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Produk terbagi menjadi dua jenis yaitu produk yang berkaitan dengan benda fisik atau benda berwujud seperti meja dan kursi, serta produk tidak berwujud seperti jasa. Menentukan produk/jasa yang akan ditawarkan ke pasar umumnya menjadi langkah paling awal. Ide mengenai produk bisa didapatkan dari beberapa sumber. Cara termudah adalah dengan membandingkan langsung produk sejenis seperti yang ingin dijual, dan melakukan riset kecil-kecilan ke target pasar mengenai kelebihan dan kekurangan dari produk tersebut. Hasil dari riset tersebut diharapkan memberikan informasi yang lebih akurat bagi wirausaha mengenai prospek pasar yang akan dimasukinya dan produk seperti apa yang sedang dibutuhkan dan diharapkan oleh target pasar.
·           PLACE
Setelah menentukan produk hal yang tidak kalah penting adalah mengenai dimana produk tersebut yang akan ditawarkan tersebut mudah ditemukan oleh target pasar yang dituju. Ungkapan “Lokasi, Lokasi, Lokasi” sebaiknya sangat diperhatikan oleh wirausaha, karena bisa jadi pemilihan lokasi tempat usaha yang buruk dapat berakibat langsung kepada kegagalan dari usaha yang dijalankan.
·           Promotion
Aspek penting lainnya adalah mengenai promosi dari produk. Bagaimana suatu produk akan dikenalkan ke pasar agar pelanggan tergerak untuk membelinya. Salah satu cara berpromosi efektif adalah dengan beriklan. Bagi wirausaha yang baru memulai bisnis, iklan dilakukan dengan mempertimbangkan efektifitas dan efisiensi-nya. Untuk mendapatkan efektifitas beriklan sebaiknya dilakukan pemilihan media iklan yang benar-benar cocok dengan karakter target pasar dari produk. Mungkin tidak diperlukan untuk memasang iklan di segala media/tempat karena belum tentu berpengaruh kepada peningkatan penjualan. Selain itu pemasangan iklan juga berhubungan dengan biaya yang dikeluarkan. Pada tahap-tahap awal memulai bisnis, sebaiknya masalah biaya mendapat perhatian khusus agar tidak menjadi ganjalan dalam operasional usaha. Tentukan juga tujuan dari promosi, apakah untuk menciptakan kesadaran merek atau dimaksudkan untuk meningkatkan penjualan. Jangan lupa untuk mengukur hasil dari setiap kegiatan promosi yang dilakukan, apakah sesuai dengan harapan atau masih perlu perbaikan untuk kegiatan promosi berikutnya.

·           PRICE
Dalam penetapan harga perlu diperhatikan factor-faktor yang mempengaruhinya, baik langsung ataupun tidak langsung. Factor yang mempengaruhi secara langsung adalah harga bahan baku, biaya produksi, biaya pemasaran, adanya peraturan pemerintah dan factor lainnya. Factor yang tidak langsung namun erat hubungannya dalam penetapan harga adalah harga produk sejenis yang dijual oleh para pesaing, pengaruh harga terhadap hubungan antara produk subtitusi dan komplementer serta potongan untuk para penyalur dan konsumen. Oleh karena itu, seorang produsen harus memperhatikan dan memperhitungkan factor-faktor tersebut dalam penentuan kebijakan harga yang akan digunakan. Sehingga dapat memnuhi harapan produsen untuk dapat bersaing dan mampu memenuhi kebutuhan para konsumen sesuai dengan harga yang dapat dijangkau. Penetapan harga untuk produk baru berupa :
Ø Market skimming price, yaitu harga awal produk yang ditetapkan setinggi-tingginya dengan tujuan bahwa produk atau jasa memiliki kualitas tinggi.
Ø Market penetration pricing, yaitu dengan menetapkan harga yang paling rendah dengan tujuan untuk menguasai pasar.

KESIMPULAN :

Kewirausahaan didefinisikan sebagai proses penciptaan suatu hal baru yang bernilai dengan pengorbaan waktu dan upaya yang dibutuhkan, mengambil risiko keuangan, risiko psikologis dan risiko sosial yang terkait. Serta perolehan imbalan yang dihasilkan, baik dalam bentuk imbalan moneter, maupun kepuasan dan kebebasan pribadi. Sebelum melakukan wirausaha terdapat beberapa dasar kewirausahaan yang harus dipahami yaitu karakteristik wirausaha dan sumber-sumber peluang usaha. setelah memahami karakteristik wirausaha selanjutnya menyusun rencana bisnis yaitu peluang usaha, pemasaran, konsep produk, produk dan teknologi, aspek hukum dan peraturan, aspek lingkungan dan amdal, aspek organisasi, aspek keuangan. setelah menyusun rencana bisnis selanjutnya menentukan aspek pemasaran yaitu analisis pasar, segmentasi, targeting dan positioning, forecasting, strategi pemasaran dan 4P (product, place, promo, price).




Daftar Pustaka
Hamali, Arif Yusuf. 2016. Pemahaman Strategi Bisnis & Kewirausahaan. Jakarta: PRENADAMEDIA GROUP
Firmansyah, Anang dan Anita Roosmawarni. 2020. KEWIRAUSAHAAN (Dasar dan Konsep).  Jawa Timur: CV. Penerbit Qiara Media.
Hisrich, D Robert. 2008. Entrepreneurship Kewirausahaan. Jakarta: Salemba Empat.
Sanawiri, Brillyanes dan Mohammad Iqbal. 2018. KEWIRAUSAHAAN. Malang: UB Press
Zebua, Edward. 2017. Buku Ajar dan Perangkat Pembelajaran KEWIRAUSAHAAN. Padang Panjang: INSTITUT SENI INDONESIA PADANG PANJANG.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar