DESAIN PRODUK
Desain
produk adalah rancangan barang atau jasa yang hendak dibuat agar dapat dierima
dan memuaskan konsumen sasaran, serta tidak mudah ditiru kompetitor. Untuk
menghasilkan produk yang bagus tentu tidak sembarangan prosesnya. Ia memerlukan
pemikiran, diskusi, riset serta koordinasi yang kuat diantara setiap bagian
dalam perusahaan (Budi, 2013).

·
Peluang
Usaha
Dalam sistem pasar bebas,
peluang usaha muncul karena keadaan yang berubah-ubah, kekacauan, kebingungan,
inkonsistensi, tertinggal atau terdeepan, pengetahuan atau ketidaktahuan dan
berbagai kekurangan dalam industri pasar. Perkembangan dunia bisnis yang sangat
pesat selalu memunculkan peluang usaha yang baru. Peluang ini memiliki potensi
pengembangan yang tinggi jika didukung dengan kemampuan mengelola peluang
melalui proses berpikir kreatif dan inovatif (Brillyanes, 2018).
·
Konsep
Perancangan Produk
Produk adalah barang yang dihasilkan dan dijual oleh
perusahaan kepada konsumennya. Perencanaan dan perancangan produk adalah satu
set kegiatan yang dimulai dari timbulnya persepsi bahwa ada kesempatan (opportunity) di pasar, dan berakhir
dengan produksi, penjualan, dan pengiriman produk. Fungsi perancangan memegang
peranan penting dalam mendefinisikan bentuk fisik produk agar dapat memenuhi
kebutuhan pelanggan. Dalam konteks tersebut tugas bagian perancangan mencakup
desain engineering (mekanik, elektrik, software, dan lain-lain) dan desain
industri (estetika, ergonomics, user interface).
Rancangan produk
mengidenifikasi produk- produk yang dikembangkan oleh industri dengan didokmentasikan
dalam bentuk gambar lengkap dan untuk kelayakan dibuat lebih dahulu prototype nya. Proses perencanaan mempertimbangkan
peluang-peluang pengembangan produk. Peluang ini diidenifikasi oleh banyak sumber,
mencakup usulan bagian pemasaran, penelitian, pelanggan dan analisa keunggulan.
·
Pemilihan
Desain Produk
Desain produk merupakan
keputusan kritis awal dalam manajemen operasi. Desain menjadi penentu awal kesuksesan
atau ketidaksuksesan peluncuran produk secara komersial ke pasaran. Desain produk
adalah penentu spesifikasi suatu produk sehingga bisa diproduksi secara
ekonomis. Hasil teknis desain produk adalah cetak biru (blue print) dengan keterangan
atau penjelasannya. Tujuan desain produk adalah untuk menghasilkan produk yang
memberikan nilai guna, menghasilkan produk yang beraneka ragam, menghasilkan
produk yang up to date serta mempertemukan keinginan konsumen dan produsen
(Budi, 2013).
ASPEK
PRODUKSI DAN TEKNOLOGI
Aspek produksi terbagi
menjadi tiga yaitu, pertama kebutuhan produksi untuk menjelaskan bahan baku, perlengkapan,
dan atau peralatan yang dibutuhkan. Kedua proses produksi menjelaskan seluruh proses
produksi suatu barang atau jasa sampai menjadi produk yang siap jual termasuk menjelaskan
teknologi yang digunakan. Ketiga kapasitas produksi yaitu perkiraan jumlah barang
yang diproduksi sesuai sumber daya yang dimiliki (perhari atau per bulan).

·
Pemilihan
Teknologi
Teknologi bagi proses
produksi erat kaitannya dengan tujuan mencapai efektivitas dan efisiensi usaha.
Pemilihan teknologi yang salah dapat berdampak pada infensiensi atau tidak tercapainya
target produksi usaha (Mayasari, 2019).
Berkaitan dengan
pemilihan teknologi, biasanya suatu produk tertentu dapat diproses dengan lebih
dari satu cara, sehingga teknologi yang dipilih juga perlu ditentukan secara
jelas. Teknologi untuk memproduksi barang maupun jasa terus berkembang sesuai
dengan kemajuan zaman. Kemajuan teknologi hendaknya dapat berdampak pada
efisiensi yang tinggi dalam proses produksi sekaligus menghasilkan
produktivitas yang tinggi pula.
·
Perancangan
Proses Produksi
Proses produksi yaitu
proses pembuatan produk dari mulai bahan mentah sampai menjadi produk jadi. Perancangan
proses produksi juga disebut sebagai seleksi proses. Seleksi proses mencakup
serangkaian keputusan atau jenis proses produksi dan peralatan tertentu yang
digunakan. Proses produksi dibagi kedalam berbagai Tipe, yaitu :
1.Tipe Proses Produksi
Aliran Garis
2.Tipe Proses produksi
Aliran Intermitten
3.Tipe Proses Produksi
Aliran Proyek
·
Penentuan
Mesin dan Peralatan
Pemilihan teknologi pada
proses produksi berarti memilih proses untuk menghasilkan produk atau jasa. Setelah
keputusan pemilihan dijatuhkan, tindakan selanjutnya adalah menentukan denah,
jenis peralatan dan mesin, fasilitas penunjang, dan desain engineering yang
diperlukan dalam menunjang kegiatan produksi sesuai dengan studi kelayakan yang
direncanakan.
·
Tata
Letak Pabrik
Tata
Letak Pabrik adalah suatu rancangan fasilitas, menganalisis, membentuk konsep,
dan mewujudkan sistem pembuatan barang atau jasa. Tata letak pabrik merupakan
suatu landasan utama dalam dunia industri. Tata letak pabrik yang terencana
dengan baik akan ikut menentukan efisiensi dan efektivitas kegiatan produksi
dan dalam beberapa hal akanjuga menjaga kelangsungan hidup atau keberhasila
suatu perusahaan.
·
Rencana
Produksi
Rencana produksi adalah
aktivitas untuk menetapkan produk yang diproduksi, jumlah yang dibutuhkan,
kapan produk tersebut harus selesai dan sumber-sumber yang dibutuhkan. Setelah
beberapa alternatif pilihan ide produk sudah tersaring, maka selanjutnya akan
dikaji mengenai produk yang akan menjadi prioritas untuk diproduksi. Umumnya,
untuk menetapkan produk tersebut akan dilakukan melalui tahapan – tahapan
pekerjaan , tahapan itu meliputi diantaranya:
Ø Menentukan
Ide Produk dan Seleksi
Ø Membuat
Desain Produk Awal
Ø Membuat
Prototipe dan Pengujian
Ø Implementasi
Daftar pustaka
Harsanto, Budi. 2013. Dasar Ilmu Manajemen Operasi. Bandung: UNPAD Press
Mayasari, Veny. Liliana dan Agung Anggoro. 2019. Buku Ajar Pengantar Kewirausahaan. CV.
Penerbit Qiara Media
Sanawiri, Brillyanes dan Mohammad Iqbal. 2018. KEWIRAUSAHAAN. Malang: UB Press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar